Postingan

KENAPA YA?

  Hahaha, sudah lama nggak nulis lagi. Akhirnya ada waktu buat nulis di blog tercinta ini. Tidak akan saya publikasikan hahaha, biar yang sering baca di sini aja yang tau. Tulisan ini dibuat karena penasaran hahaha. Kenapa ya semua yang aku buat itu pasti nggak berhasil? Iya, lo. Aku pernah coba ini itu pasti ujung-ujungnya nggak berhasil. Contoh, aku suka stand up, keliatannya lucu di kota sendiri begitu di luar kota langsung garing banget hahaha. Padahal udah sama kayak yang biasa tak bawa. Sekarang aja temen-temenku yang seangkatan udah pada jago-jago. Mereka ada yang lolos SUCI, ada yang jadi jaura di kompetisi stand up komunitas yang menurutku paling oke, tapi aku masih gini-gini aja. Anjing emang haha. Begitu juga dengan podcast. Makin nambah episode malah makin menurun pendengarnya hahahaha. Ya mungkin emang temen-temen sekitarku juga nggak ada yang ndengerin. Mau berhenti juga agak gimana gitu, dikira nanti Cuma ikut-ikutan. Padahal gara-gara kotaku udah ngejalanin PPKM...

“Ayo, benci dia sama-sama!”

Mengajak orang untuk membenci apa yang dia benci adalah ajakan yang bodoh. Kok bisa kepikiran buat ngajak orang lain membenci apa yang dia benci itu gimana? Terus, mengajak orang-orang untuk membenci apa yang dia benci itu bukannya termasuk dalam “ujaran kebencian”? Bisa kena pasalnya nggak, sih?       Seperti yang kita tahu bahwa akhir tahun 2020 komedian bernama Coki Pardede diserang netizen karena sebuah postingan di akun Instagram-nya. Saya ingin mengatakan bahwa lawakannya itu bangsat. Dark Comedy-nya bener-bener dark sekali sampai kadang kita tidak tahu batasan untuk tertawa. Tapi, pantaskah kita untuk menghujat dia?       Hampir semua orang tahu siapa dia karena lawakannya yang dark. Tapi, kenapa yang tidak suka terus mengikutinya? Kalau tidak suka dengan kontennya ya tidak usah diikuti, dong. Buat apa? Seperti saya yang tidak suka dengan lawakannya, saya unfollow, masalah selesai. Kalau yang tidak suka malah mengikuti kesehar...

Anime Itu Berjudul “Giant Killing”

       Semenjak ada wabah Corona, saya mulai menghilangkan kegabutan saya dengan menonton anime. Setelah menonton beberapa judul anime, ada beberapa yang menurut saya bagus dan layak untuk dibahas. Mungkin agak aneh kalau melihat orang yang nggak begitu ngerti anime tapi ngebahas anime. Kadang sudut pandangnya bisa jadi sudut pandang baru. Jadi, tak ada salahnya saya mencoba untuk me-review dari sudut pandang saya.       Buat kalian yang menyukai olahraga, khususnya sepakbola, anime ini sangat saya rekomendasikan. Kenapa? Dari judulnya aja udah keren. “Giant Killing” yang kalau diartikan adalah membunuh raksasa ini benar-benar memberikan kesan bahwa klub sepakbola papan bawah juga bisa menggulingkan calon juara. Sebuah judul yang pas mengingat anime ini mengangkat cerita sebuah klub di kasta tertinggi Jepang yang sedang terseok-seok.       Lalu, apa yang membuat anime ini berbeda dari anime sepakbola yang lain? Perbedaanny...

TERSESAT

     Halo, saya kembali hadir dalam sebuah tulisan yang sekarang sudah sepi peminatnya hahaha. Tapi nggak apa-apa, dong. Karena saya juga nggak ada target apa-apa, cuma iseng aja pengen nulis. Kemarin saya udah bercerita tentang pengalaman dan opini saya. Nah, kali ini mungkin saya bakalan cerita gimana nggak enaknya menjadi orang yang tersesat. Tersesat gimana, tuh? Ya udah, langsung aja ke cerita.      Jadi, dulu waktu masih SMA, saya nggak tau harus masuk IPA atau IPS. Cuma denger katanya orang tua kalo masuk IPA nanti ke depannya lebih gampang. Tapi masih belum mutusin untuk milih IPA atau IPS. Sampai akhirnya ada tes buat nentuin jurusan. Hasil tesnya, saya bisa masuk IPA atau IPS. Gimana nggak bingung coba? Padahal ikut tes kan biar tau mau kemana. Tapi karena keinginan orang tua, ya udah deh masuk IPA aja.      Menjalani hidup sebagai seorang siswa IPA apakah berjalan mulus sesuai rencana? Oh, jelas tidak hahaha. Saya juga mikirnya git...

BERTANYA MENGHAMBAT PEMBELAJARAN

Hei, bagaimana kabarnya? Semoga sehat di masa seperti ini. Jangan lupa jaga kesehatan ya. Sudah lama sekali tidak menulis hahaha. Apakah masih ada yang membaca tulisan di blog ini? Saya yakin pasti tidak ada. Cuma ingin berbagi pengalaman aja, sih. Siapa tau ada yang merasakan hal yang sama. Apa yang mau saya bahas? Berkaitan dengan pendidikan. Berat sekali bahasan kali ini. Tapi ini penting, sangat penting. Baca dengan seksama siapa tau jadi Sayuti Melik. Mungkin bagi beberapa orang mereka nggak merasakan hal ini. Bagi saya yang bodoh, ini bener-bener membingungkan. Pernah nggak sih kalian waktu di dalam kelas sekolah atau sedang berada dalam kelas bimbel, pengen nanya, tapi takut pertanyaanmu malah menghambat pembelajaran yang sedang berjalan? Loh, memang, malu bertanya sesat di jalan. Sampai sekarang pun saya masih merasakan hal seperti itu. Soalnya pernah, waktu lagi di dalam kelas bimbel, kebetulan isinya adalah anak-anak yang otaknya lebih bekerja keras daripada otak saya. Waktu ...

BATAL PUASA

Hai, sudah lama sekali diriku tidak membuka blog ini. Hampir 2 tahun hahaha. Apakah ada yang kangen baca-baca sesuatu di blog ini? Sudah tertebak banyak yang mengatakan tidak. Ya bukannya mau ninggalin blog ini juga, sih. Lagi sibuk aja, nggak sempet buka dan nggak sempet nulis juga. Semoga dengan kembalinya diriku ini, blog ini bisa aktif kembali. Ayo serentak mengamini, aamiin. Nah, gitu, dong. Berhubung sebentar lagi kita puasa, aku akan memberikan pengalaman unik dan terparah saat puasa. Karena di setiap kita ngelakuin aktifitas, pasti ada lika-likunya, dong. Nah, ini ada beberapa cerita. Jadi, dulu waktu masih SMA waktu puasa pernah pergi ke warung buat download film sama game karena emang Wi-Fi nya kenceng banget. Karena puasa, aku ngajak temenku yang bukan muslim. Jadi pesen es teh 2, dia semua yang minum. Lagi download, ngeliatin orang-orang yang nggak puasa, astaga sulit sekali. Walaupun akhirnya berhasil sampai rumah dengan tidak membatalkan puasa. Rispek untuk diri send...