Postingan

Masuk ke Dalam Tate no Yuusha no Nariagari

Kali ini saya ingin melakukan review terhadap sebuah anime yang berjudul Tate no Yuusha no Nariagari. Namanya juga review, jadi ini sudah pasti memberikan spoiler.   Jadi, jangan ada yang protes kalau saya membocorkan hampir seluruhnya di sini. Mungkin bagi kalian yang sudah nonton atau sudah membaca manganya tidak keberatan jika membaca review ini. Ya, semoga senang atau menikmati saat membaca ini aja, deh. Untuk yang belum tahu, Tate no Yuusha no Nariagari ini adalah sebuah anime yang menceritakan petualangan seorang pahlawan. Aslinya, pahlawannya tidak hanya satu, tapi justru ada empat pahlawan. Setiap pahlawan memiliki senjata masing-masing. Ada yang memiliki senjata berupa tombak, panah, pedang, dan perisai. Anime ini menjadi unik karena dia mengambil sudut pandang yang tidak biasa karena lakon utama dalam anime ini senjatanya adalah perisai. Awal cerita, semua seperti berjalan baik-baik saja karena para pahwalan ini begitu dinantikan oleh para penduduk yang ada di dunia t...

Niat

Gokil, sehari nulis bisa dua kali, lo. Hahaha. Sumpah, masing nggak nyangka kalau ternyata masih ada aja yang dateng buat baca tulisan di blog ini. Meskipun cuma tiga pembaca bulan ini, syukurlah. Daripada nggak ada yang baca. Tapi, emang ada yang masih memiliki niat untuk membaca semua tulisan di blog ini? Tulisan ini dibuat karena saya baru saja mendapatkan inspirasi menulis setelah menonton sebuah konten berjudul MonoloGue dari channel YouTube standupindo. Jadi, channel tersebut adalah channel komunitas stand up comedy Indonesia. Nah, konten MonoloGue adalah konten monolog dari seorang stand up comedian yang setiap episode-nya pasti berbeda-beda. Jadi, kebetulan tadi saya menonton sebuah monolog dari salah komika (sebutan stand up comedian di Indonesia, kalau di luar negeri Comic) senior bernama Soleh Solihun. Dia di konten tersebut bercerita tentang karirnya selain menjadi stand up comedian yang tidak pernah diduga sama sekali. Soleh Solihun membahas tentang bagaimana karirny...

Harus Apa?

Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya ada waktu lagi untuk menulis. Tapi, perasaan semua basa-basi artikel di blog ini gitu terus ya? Hahaha. Maaf, saya cuma penulis amatir yang masih tidak tahu bagaimana cara membuat tulisan menjadi menarik. Kelihatannya percuma juga membuat tulisan yang menarik, la wong yang baca saja tidak ada. Hahaha. Sekarang lagi ada di fase atau momen yang membuat saya sendiri bingung harus bagaimana. Sesuai dengan judulnya, sih. Ya situasi ini belum pernah saya lalui atau pernah alami sebelumnya. Itu yang membuat saya bingung harus bagaimana dan harus menggunakan langkah seperti apa juga. Jadi, ceritanya saya suka dengan seseorang karena menurut saya... Alah, tidak perlu tahu alasannya. Nah, dulu kami sangat aktif chatting dan saling bertukar cerita. Akhir-akhir ini kelakuannya sedikit berbeda dari biasanya. Seperti jarang memberi tahu apa yang dikerjakan dan jarang bercerita tentang apa saja. Beberapa hari kemudian, saya baru tahu kalau ternyata te...

Sebenernya Hidup Ini Mau Ke mana, Sih?

Halo, selamat datang kembali di blog ini. Selamat membaca tulisan yang tidak penting ini. Sekali lagi, saya nggak mau share tulisan lagi karena sudah pasti yang baca dikit. Jadi, ya biar aja nulis meski tidak ada yang baca hahaha. Semua tuisan cuma berdasar uneg-uneg yang kadang bikin neg sampai tidak tahu harus digimanain. Cuma mau cerita saja bahwa sebenernya saya sedang bingung dengan hidup saya sendiri. Saya merasa bahwa hidup saya ini seperti kapal yang berada di tengah lautan, tapi nahkodanya kehilangan kompas, kapalnya mulai rusak, terjebak di dalam badai, seluruh yang ada di kapal sudah berusaha untuk menanganinya tapi ya itu, tak kunjung reda. Ya, bagaimana tidak bingung? La wong saya ini dulu waktu masih SD aja bercita-cita menjadi seorang pilot hahaha. Sangat tidak masuk akal kalau dipikir-pikir. Masuk SMP sudah tidak punya cita-cita, masuk SMA juga bingung kalau ditanya soal cita-cita. Iya, lo. Saya ini bingung waktu temen-temen saya bisa bilang mau kuliah di Univ X, ...

Jadi Ini yang Selalu Dipikul Papa

Halo, selamat membaca, kalau ada yang membaca. Memang saya jarang nulis di blog ini. Alasannya simpel, karena nggak ada yang baca tulisan di blog ini. Tapi, ada senengnya juga. Karena semakin sedikit yang baca, mulai dari situ berhenti untuk nunjukin tulisan apa aja yang udah rilis di blog ini. Jadi, dengan senang hati bisa nulis banyak hal tanpa ragu, tanpa harus mikir ini dan itu, serta tidak harus mikir akibatnya apa hahaha. Tulisan kali ini emang penuh emosi. Semua yang ada di hati emang harus dikeluarkan biar ‘plong’. Baru kali ini nulis rasanya kayak ada beban berat banget di punggung. Semenjak Papa nggak ada, sekarang aku yang gantiin dia di rumah karena Kakak kerja di Jakarta dan Adek yang pondok di luar kota. Jadi, cuma tinggal sendiri di rumah sama Mama. Beratnya itu bukan ngurusin pekerjaan rumah, atau nganter Mama ke pasar, atau nurutin permintaan Mama yang aneh-aneh, bukan, bukan itu. Beban yang aku pikul ini berat karena banyak banget masalah yang harus dihadapi. Ngur...

KENAPA YA?

  Hahaha, sudah lama nggak nulis lagi. Akhirnya ada waktu buat nulis di blog tercinta ini. Tidak akan saya publikasikan hahaha, biar yang sering baca di sini aja yang tau. Tulisan ini dibuat karena penasaran hahaha. Kenapa ya semua yang aku buat itu pasti nggak berhasil? Iya, lo. Aku pernah coba ini itu pasti ujung-ujungnya nggak berhasil. Contoh, aku suka stand up, keliatannya lucu di kota sendiri begitu di luar kota langsung garing banget hahaha. Padahal udah sama kayak yang biasa tak bawa. Sekarang aja temen-temenku yang seangkatan udah pada jago-jago. Mereka ada yang lolos SUCI, ada yang jadi jaura di kompetisi stand up komunitas yang menurutku paling oke, tapi aku masih gini-gini aja. Anjing emang haha. Begitu juga dengan podcast. Makin nambah episode malah makin menurun pendengarnya hahahaha. Ya mungkin emang temen-temen sekitarku juga nggak ada yang ndengerin. Mau berhenti juga agak gimana gitu, dikira nanti Cuma ikut-ikutan. Padahal gara-gara kotaku udah ngejalanin PPKM...